Arsip untuk Desember 21, 2006

Menyambut Pagi Dengan Kantuk & Sial

Entah dalam rangka menyambut hari apa, pagi yang seharusnya berjalan dengan semestinya, tapi beda dengan pagi hari ini.

Rasa lelah dan kantuk yang teramat, mendorong mata untuk menonton film-film yang bisa bikin melek mata. Satu demi satu folder yang ada di Server Data aku buka. Lumayan . . . . . ada banyak gambar yang bikin mata lumayan berkurang rasa kantuknya.

Hem . . . . kurang puas dengan melihat-lihat gambar diam, satu demi satu aku ulangi buka-buka folder yang ada. Yes . . . . nemu satu file yang lumayan ok filmnya walaupun berdurasi pendek tapi sempet bikin ti t t t . . . . t t t dan melek mata. Coba cari lagi ah h h h h kali aja ada yang lain.

Aku buka folder dengan nama “!” tanpa tanda kutip. Di dalam folder tersebut ada lumayan banyak file. Pandangan mata tertuju pada saru file dengan Shortcut Windows Media Player, tentu saja aku pikir file tersebut ada file Video yang lagi-lagi aku harap bisa nambah melekin mata ini.

Klik Klik (Doble Click) yang aku dapet bukannya film hot malahan susana hot. Yup, setelah suara Klik Klik itu komputer langsung aneh. Bermunculan error-error pada jendela windows. Bingung, panik, keringetan saat itu, karena setelah aku cek dari komputer Operator, ternyata file tersebut adalah file *.exe. Wow aku langsung berfikir itu adalah Virus.

Saking bingungnya dan paniknya aku restart komputer B . . . . . ing, hasilnya sama aja masih ngeluarin error-error. Setelah kompi 3x aku restart dan tidak ada perbedaan, aku bangunin temen kerjaku yang kebetulan saat itu sedang pulas tertidur. Gung gung tangi, kompi B . . . . . ing kena virus.

Degdegan kayaknya jantung mau copot, tapi dari pada kompi itu tetep error aku suruh agung bangunin “Mas Fr”. Dia dateng, aku langsung bilang “Mas kompinya kena virus”. Berulang kali kompi itu direstart ma Mas Fr tapi tetep aja masih ga da perubahan, sampe masuk ke “safe mode” juga tetep sama.

Untungnya . . . . . masih ada master Ghosnya, degdegan juga ketika Mas Fr nge-Ghost kompi itu. Sesaat kemudian kompi itu beres. Lega banget rasanya, walaupun harus nombok puluhan ribu, tapi itu adalah resiko hehehehehe ;) .

Sekarang waktunya untuk tidurm untuk besok ga da kuliah, jadi bisa istirahat.

Komentar (2)

Perjalanan Hidup | Long Distance

Suka duka memang suatu pasangan hidup yang akan terus menghiasi perjalan setiap insan manusia. Perjalan menuju satu tujuan yang membahagiakan. Tak satupun dari kita merasakan kegembiraan yang tanpa kesedihan. Karena Tuhan menciptakan setiap apa yang ada di dunia ini selalu berpasang-pasangan. Laki-laki wanita, hitam putih, siang malam, dan tentunya suka duka, semua itu akan kita lewati tanpa terkecuali.

Dalam urusan pekerjaan terkadang bahkan mungkin sering, kita menghadapi suatu masa dimana kegagalan selalu menimpa kita, dalam urusan cinta, pertengkaran dahsyat juga sering menghiasi asmara kita, dan lain sebagainya. Tapi jangan kawatir kawan, akan datang masa dimana kesuksesan, kebahagiaan yang kita semua inginkan pasti akan datang.

Sebuah perjalanan panjangku menemukan cinta, kasih sayang, perhatian kini telah aku dapatkan. Bertahun-tahun aku kejar, aku cari, aku buru semua itu dan kali ini Tuhan telah meberikan jawaban atas semua itu.

Sungguh Tuhan yang maha kasih, maha tau dan maha segala di atas yang maha telah meberikan keadilan untuk hidupku. Seseorang telah diperkanankan hadir dan mengisi kekosongan yang telah lama aku alami, kehampaan yang menyelimuti beberapa tahun langkahku. Kini . . . . . langkah demi langkah menjejaki hidup ini penuh dengan kebahagiaan yang telah Tuhan sampaikan melalui kehadiran sang dewi, Fia sang dewi itu.

Syukur dan terimakasihku tak terbatas hanya dengan ucap dan kata. Terimakasih Tuhan, Engkau telah menghadirkan dan mengembalikan kebahagiaan ini. Dengan cinta fia, kini hidupku tak lagi selalu bersedih, walaupun dia tak bisa selalu ada di sampingku, tapi . . . dengan hati dan cinta yang kuat akan membuat kita kuat menghadapi cinta “Long Distance”. Terimakasih Fia, untuk semua perhatian, cinta dan kasih sayang kamu yang mengindahkan hidupku ini.

Tinggalkan sebuah Komentar